• Jelajahi

    Copyright © Satonda post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Korban Human Trafficking, PMI Asal Dompu Menderita Di Hospital Saudi

    Satonda
    Selasa, 27 Januari 2026, Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-27T14:03:02Z
    Dompu, Satondapost. Com - Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Fifin Sumanti Binti Burhanudin M. Saleh warga Kelurahan Montabaru Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB sakit parah di Qatif Central Hospital di Dammam Saudi Arabia.

    PMI Fifin sudah dirawat di hospital (Rumah Sakit) Dammam Saudi Arabia sudah berlangsung 3 bulan lamanya guna mendapatkan perawatan medis setempat setelah dirinya di vonis menderita sakit Tuberkulosis (Batuk berdarah). Fifi dibawa oleh majikannya ke hospital untuk dirawat inap tanpa ada pihak yang memperhatikannya termasuk egency.

    Fifin Sumanti kepada media ini saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp pribadinya pada Sabtu (24/01/26) sekitar pukul 20.00 wita bertempat dikediaman orang tuanya di Kelurahan Montabaru menjelaskan bahwa saya diberangkatkan oleh sponsor inisial MHD warga Desa Matua Kecamatan Woja pada tahun 2022 lalu.

    Keberangkatannya ke Negara Saudi Arabia untuk menjadi seorang PMI dengan visa yang diberikan oleh sponsor juga merupakan visa ziarah atau izin masuk ke Arab Saudi hanya untuk kunjungan non-haji/non-umroh

    Fifin menjelaskan saya diberikan oleh Sponsor yaitu Visa Touring, dan saya tidak tau apa Visa Touring dan kata Sponsor MHD menyatakan kepada saya legal.

    Selain itu juga bahwa pada saat proses keberangkatan saya mulai dari Kabupaten Dompu itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena ia justeru di oper dari mobil ke mobil lain, dan bahkan pernah disembunyikan dibawah kolong jembatan pula oleh MHD.

    Hingga sampai di rumah majikannya pula, handphone milik pribadinya pun langsung disita  majikan, bahkan untuk berkomunikasi dengan pihak keluarga pun sangatlah sulit.

    Bagaimana reaksi MHD ketika mengetahui bahwa Fifin telah dirawat inap selama 3 bulan di Qatif Central Hospital ?

    Fifin mengaku bahwa sponsor sudah mengetahui nya justeru ironisnya MHD mengatakan penyakit yang di derita Fifi merupakan penyakit biasa saja dan akan segera sembuh.

    "Bukannya saya ini di suruh pulang ke Indonesia tapi justeru dibiarkan dirawat di hospital selama 3 bulan. Katanya penyakit yang saya derita ini merupakan penyakit biasa saja,"aku Fifin kepada media ini.

    Terkait hal itu, pahlawan devisa ini meminta kepada media ini dan pihak keluarga nya untuk segera memulangkannya karena ia mengaku sudah tidak kuat lagi atas penyakit yang ia alami hingga mendapat perawatan yang sudah berjalan selama 3 bulan ini.

    "Saya sudah dirawat inap selama 3 bulan lamanya dari 3 tahun berjalan saya menjadi PMI di Saudi Arabia. Saya minta pulang saja dan di rawat di tempat kelahiran saja,"pinta Fifin menangis.

    Secara terpisah, Egon selaku kakak kandung PMI menegaskan agar sponsor saudara MHD agar dapat segera memulangkan Fifin, apalagi pemberangkatan Fifin itu diduga dilakukan secara Illegal karena menggunakan visa ziarah saja.

    "Saya minta kepada saudara MHD untuk segera memulangkan adek saya secepatnya,"tegas Egon dengan nada emosi.

    Egon mengancam bahwa dirinya akan melaporkan sponsor MHD dan PJTKI nya jika adeknya tidak segera dipulangkan, karena kasus ini merupakan Human Trafficking atau Perdagangan Manusia.aka dari itu, ia meminta kepada MHD untuk bertanggung jawab penuh keselamatan hingga memulangkan adek kandungnya tersebut.

    "Kami akan melaporkan hal ini dengan kasus TPPO jika adek saya tidak segera dipulangkan oleh MHD," tegasnya Egon.

    Dikutip dari media Lintas Samudra. Com terkait hal itu, sponsor MHD yang dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp pribadinya pada Minggu (25/01/26) sekitar pukul 20.15 wita membenarkan kalau Fifin Sumanti merupakan PMI yang saya berangkatkan pada tahun 2022 lalu, bahkan Fifin juga masih berada di negara Arab Saudi, tuturnya MHD

    Ditanya terkait status pemberangkatan Fifin apakah legal atau Illegal dan nama PJTKI yang memberangkatkannya ke Saudi Arabia, justeru MHD belum menjawab sampai berita ini di diterbitkan. ( BF84 )
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini