• Jelajahi

    Copyright © Satonda post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    SPPG Arom Dua Distribusikan 2.332 ke Penerima Manfaat MBG

    Satonda
    Rabu, 22 April 2026, April 22, 2026 WIB Last Updated 2026-04-22T01:03:06Z


    Dompu, Satondapost.com - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Arom Dua Kelurahan Kandai dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu -NTB Syahril Minallh. SE menjelaskan distribusi penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan sesuai prosedur.

    “Kami melakukan distribusi MBG secara bertahap, menyesuaikan kelompok penerima agar lebih teratur dan tepat sasaran. Melalui sistem ini diharap kualitas makanan terjaga dan tidak menumpuk dalam satu waktu,” jelasnya Syahril. (22/4/2026)

    Dikatakannya, distribusi penyaluran MBG dibagi dalam tiga trip sesuai jadwal sekolah dan kelompok penerima manfaat, yakni TK-SD pada trip pertama, SMP-SMA pada trip kedua, serta ibu hamil, balita, dan menyusui pada trip ketiga.

    Syarif menjelaskan, makanan tidak dimasak sekaligus, melainkan dimasak sesuai trip tetapi tetap dimulai dari pukul 01.00. Sebelum makanan didistribusikan, makanan selalu dicek kelayakannya oleh ahli gizi. Pemorsian juga diawasi agar saat pengemasan tetap hangat dan layak konsumsi.

    “Hal ini penting agar masyarakat menerima makanan yang aman, sehat, dan siap disantap, besaran gizi yang ada pada menu MBG sudah dipastikan memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).

    "Susunan menu terdiri dari nasi, sayur-sayuran, buah dan lauk pauk yang disajikan sesuai komposisi gizi seimbang untuk menunjang kesehatan kelompok penerima manfaat,"

    Setiap menu MBG telah dihitung kandungan gizinya sesuai standar BGN sehingga penerima mendapatkan asupan gizi seimbang yang benar-benar dibutuhkan tubuh, jelasnya.

    Syahril menambahkan program MBG menyasar balita, TK, SD, SMP, SMA, hingga ibu hamil dan menyusui yang pemorsian ditakar sesuai kebutuhan kalori. Dia menyampaikan balita-SD kelas 3 harus memenuhi sekitar 300-400 kalori, SD kelas 4-SMA 500-600 kalori, sedangkan ibu hamil dan menyusui 600-800 kalori.

    “Takaran kalori masing-masing penerima berbeda dan disesuaikan usia agar distribusi makanan tidak hanya merata, tetapi juga tepat sasaran sesuai kebutuhan,” tuturnya Syahril. (BF84)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini