Dompu, Satondapost.com - Dapur SPPG Bara Dua yang bermitra dengan Yayasan Arom Dua Kelurahan Kandai dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Kepala SPPG M. Ade Wiranata. S. Pd pendistribusian operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) secara serentak ke sejumlah sekolah Tingkat PAUD/TK/KB, dan SDN/MI, SMP/MTS dan SMA/MA hingga Posyandu.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini menyalurkan total 2110 paket MBG kepada ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan serta Posyandu. (20/4/2026).
Distribusi MBG diberikan kepada siswa PAU,TK, SD, SMP, dan SMA dengan pembagian menu sesuai usia. Porsi kecil diperuntukkan bagi anak TK dan SD kelas 1–3, sedangkan porsi besar diberikan kepada SD kelas 4–6, SMP, SMA, serta kelompok balita, ibu hamil dan ibu menyusui. Seluruh menu makanan disusun berdasarkan standar nilai gizi yang telah ditetapkan.
Selain sekolah formal, pendistribusian juga menjangkau kelompok masyarakat melalui posyandu, terutama balita, ibu menyusui, dan ibu hamil. Kehadiran posyandu sebagai titik penyaluran menjadi bagian penting dalam memastikan kelompok rentan menerima manfaat MBG secara merata dan tepat sasaran.
Beberapa lembaga pendidikan yang menjadi titik penyaluran antara lain TK IT Al Hafizh, PAUD Yaa Bunayya, KB Al Habib, KB Al Mukmin, KB Al Amiin, SD Integral, SDN 18 dan SDN 33, SDN 41 SDN 42 Woja, MI Al-Faat Bara, MI Al-Syaf Takhir, SMPN 4 Woja, MTS Al-Faat, MTS Al-Syaf Takhir,hingga SMKN 1 Woja, MA Al-Syaf Takhi. Sementara untuk posyandu ada 6 Pos yaitu Pos Mentari Bata 1, Mentari Bata 2, Mangga , Mawar, Melati Delima pendistribusian dilakukan melalui kader kesehatan untuk memastikan paket diterima secara langsung oleh para penerima manfaat.
Kegiatan pendistribusian ini merupakan upaya berkelanjutan SPPG Bara Dua dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, mencegah stunting, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga. Dengan pemerataan bantuan gizi melalui sekolah dan posyandu, SPPG Desa Bara Dua berharap generasi muda tumbuh lebih sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik, jelasnya M. Ade Wiranata. (BF84)

