• Jelajahi

    Copyright © Satonda post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bupati Dompu Siapkan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Di Desa Bara

    Satonda
    Kamis, 26 Maret 2026, Maret 26, 2026 WIB Last Updated 2026-03-26T12:36:03Z
    Dompu, Satondapost.com - Program Sekolah Rakyat yang diwacanakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan secara teknik berada dibawah pengelolaan Kementerian Sosial tidak luput dari perhatian Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE.

    Bupati Bambang Firdaus menaruh perhatian yang besar akan keberadaan Sekolah Rakyat dimaksud.

    Oleh karena itu bersama Pj. Sekretaris Daerah dan Pimpinan OPD terkait Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, Rabu (25/03/26) memimpin rapat koordinasi penentuan lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Ruang Rapat Bupati Dompu.

    Rapat koordinasi penentuan lokasi Sekolah Rakyat berlangsung seusai rakor penentuan lokasi pembangunan pabrik pakan ternak.

    Adapun lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat yaitu di Tolo Bara  Kecamatan Woja, dimana lahan tersebut adalah milik Pemerintah Provinsi NTB.

    Menurut Bupati Bambang Firdaus penyiapan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat menjadi hal yang urgen untuk mencetak generasi unggul bangsa dan daerah dan juga untuk memotong mata rantai kemiskinan.

    "Pembiayaan yang terkait Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi tanggung pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial dan secara fisik pembangunannya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR", katanya.

    Dijelaskan Bupati Bambang Firdaus program sekolah rakyat adalah pendidikan berasrama dilaksanakan secara gratis untuk anak-anak keluarga miskin/ekstrem (Desil 1 dan 2) guna memutus rantai kemiskinan.

    "Program ini menyediakan fasilitas lengkap (makan, asrama, peralatan belajar) untuk jenjang SD-SMA, fokus pada pendidikan berkualitas, karakter, dan keterampilan", ujarnya.

    Di kesempatan ini Bupati Bambang Firdaus menyampaikan harapan agar Dinas Sosial sebagai Dinas teknis dalam pelaksanaan program ini untuk dari sekarang menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk kehadiran sekolah dimaksud.

    "Hendaknya Dinas Sosial sebagai Dinas teknis dalam penyelenggaraan sekolah ini agar gerak cepat menyambut program ini", harapnya. (BF84)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini