• Jelajahi

    Copyright © Satonda post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    PMII Dompu Meminta Bupati dan Wabup Dompu Harus Berikan Klarifikasi Terbuka Atas Ketidakharmonisan

    Satonda
    Kamis, 26 Maret 2026, Maret 26, 2026 WIB Last Updated 2026-03-26T05:35:58Z







    Dompu, Satondapost.com - Kabar tentang ketidak harmonisan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati Dompu tengah menjadi perhatian publik dan elemen masyarakat daerah.

    Faisal selaku ketua umum PMII  Dompu kondisi ini dinilai berisiko menghambat laju pembangunan yang tengah berjalan di berbagai sektor, bahkan berpotensi membuat beberapa program penting terbengkalai. (26/3/2026)

    Banyak pihak termasuk tokoh masyarakat, akademisi, dan pengusaha lokal mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait dinamika ketidakharmonisan hubungan antara kepala daerah dan wakilnya. Beberapa indikasi ketidaksesuaian mulai muncul dari perbedaan pandangan dalam penetapan prioritas pembangunan, pengambilan keputusan strategis, hingga koordinasi antar unsur pemerintah daerah.

    Ketidakharmonisan ini dipercaya dapat mempengaruhi kinerja aparatur pemerintah daerah, mengganggu alur kerja program pembangunan, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah daerah.

    Beberapa program yang tengah berjalan seperti pembangunan infrastruktur jalan raya, peningkatan akses air bersih, dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dinilai berisiko mengalami hambatan jika kondisi tidak segera diperbaiki. "Kita membutuhkan kepemimpinan yang solid dan terpadu".

    Ketidakharmonisan antara Bupati dan Wakil Bupati akan berdampak langsung pada kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Maka dari itu, kami mendesak agar kedua belah pihak segera memberikan klarifikasi secara terbuka dan menemukan titik temu untuk kepentingan bersama," ujar Faisal selaku ketua umum PMII  Dompu.

    Lanjut faisal, elemen legislatif juga mereka siap menjadi mediator jika diperlukan, dengan tujuan untuk memastikan pembangunan daerah tetap berjalan lancar dan kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama.(YD)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini