• Jelajahi

    Copyright © Satonda post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    BUMI Dorong Wagub Hj. Indah Dhamayanti Putri Maju Sebagai Ketua KONI NTB, Rekam Jejak Dua Periode di KONI Bima Jadi Modal

    Satonda
    Selasa, 25 Agustus 2026, Agustus 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-25T15:41:01Z
    Mataram, Satondapost.com - Barisan Muda Umi Dinda (BUMI) menyatakan sikap mendukung Hj. Indah Dhamayanti Putri atau Umi Dinda untuk maju sebagai calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

    Dukungan tersebut didasarkan pada rekam jejak, pengalaman organisasi, serta kapasitas kepemimpinan Umi Dinda yang dinilai cukup matang untuk membawa olahraga NTB menghadapi agenda besar, terutama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

    Presidium BUMI, Acril Prasetyo, mengatakan dukungan terhadap Umi Dinda bukan semata-mata karena posisinya sebagai Wakil Gubernur NTB, melainkan karena memiliki pengalaman langsung dalam mengelola organisasi olahraga.

    Menurutnya, Umi Dinda bukan figur baru di lingkungan KONI. Ia tercatat pernah memimpin KONI Kabupaten Bima selama dua periode, sehingga dinilai memahami secara langsung persoalan pembinaan atlet, cabang olahraga, pelatih hingga tata kelola organisasi.

    “Umi Dinda bukan orang baru dalam dunia olahraga. Beliau pernah memimpin KONI Kabupaten Bima selama dua periode. Artinya, beliau sudah memahami bagaimana dinamika organisasi, pembinaan atlet, kebutuhan cabang olahraga hingga bagaimana membangun komunikasi dengan seluruh insan olahraga,” kata Acril Prasetyo.,

    BUMI menilai pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Umi Dinda apabila dipercaya memimpin KONI NTB.

    Acril mengatakan, KONI NTB ke depan membutuhkan figur yang memiliki kemampuan konsolidasi kuat, terutama karena NTB akan menghadapi tanggung jawab besar sebagai salah satu tuan rumah PON 2028.

    “PON 2028 bukan agenda biasa. Ini menyangkut nama baik dan marwah NTB di tingkat nasional. Karena itu, KONI NTB membutuhkan pemimpin yang punya pengalaman, kemampuan manajerial, jaringan luas dan mampu menyatukan seluruh kekuatan olahraga di daerah ini,” ujarnya.

    Menurut Acril, keberhasilan NTB pada PON 2028 tidak cukup hanya diukur dari keberhasilan penyelenggaraan. NTB juga harus mampu menunjukkan prestasi melalui peningkatan perolehan medali dan lahirnya atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    Karena itu, BUMI mendorong agar pemilihan Ketua KONI NTB tidak terjebak pada kepentingan kelompok, melainkan benar-benar mempertimbangkan kapasitas, rekam jejak dan visi calon dalam membangun olahraga NTB.

    Kami ingin pemilihan Ketua KONI NTB menjadi momentum konsolidasi olahraga, bukan arena tarik-menarik kepentingan. Ukurannya harus jelas: siapa yang memiliki pengalaman, siapa yang mampu bekerja, siapa yang mampu menyatukan cabang olahraga dan siapa yang mempunyai visi besar untuk prestasi NTB,” tegas Acril.

    BUMI juga menilai kepemimpinan KONI NTB mendatang harus memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan atlet dan pelatih, pembinaan atlet usia dini, penguatan cabang olahraga unggulan serta pemerataan fasilitas olahraga di seluruh kabupaten dan kota.

    Selain itu, tata kelola organisasi yang profesional, transparan dan akuntabel disebut menjadi syarat penting untuk meningkatkan kepercayaan insan olahraga terhadap KONI.

    “Kita tidak ingin PON 2028 hanya sukses dari sisi seremoni. Kita ingin NTB sukses sebagai tuan rumah dan sekaligus sukses prestasi. Atlet harus menjadi pusat dari seluruh kebijakan KONI. Pelatih diperhatikan, pembinaan diperkuat dan anggaran olahraga benar-benar diarahkan untuk menghasilkan prestasi,” kata Acril.

    Atas dasar itu, BUMI secara terbuka mengajak pengurus cabang olahraga serta pemilik hak suara dalam Musyawarah Olahraga Provinsi KONI NTB untuk mempertimbangkan Umi Dinda sebagai salah satu figur yang dinilai layak memimpin organisasi olahraga tertinggi di NTB tersebut.

    “Dengan pengalaman dua periode memimpin KONI Kabupaten Bima dan kapasitas kepemimpinan yang dimilikinya, kami melihat Umi Dinda memiliki modal kuat untuk membawa KONI NTB naik kelas. Kami mendorong beliau maju dan siap memberikan dukungan penuh,” pungkas Acril Prasetyo.

    BUMI berharap kepemimpinan KONI NTB selanjutnya mampu membangun kekuatan olahraga daerah secara kolektif, sekaligus menjadikan PON 2028 sebagai momentum kebangkitan prestasi olahraga Nusa Tenggara Barat.

    “Dari Bima untuk NTB, dari pengalaman menuju prestasi. Umi Dinda untuk KONI NTB.” (Bondan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini